nama nama di bawah ini harap mengumpulkan draft sebelum tanggal 15,
pilihan draft remidi:
writes an invitation letter + replying/ refusing letter
writes a recent activities
writes the direction of your own home
| 1 |
Mita Prastiwi |
| 2 |
Ainur Riski |
| 3 |
Fauziadatin Qur'aini |
| 4 |
Abdul Ghoni Khayyi
Ikksani |
| 5 |
Nur Halima |
| 6 |
Aulia Setyo Rahmawati |
| 7 |
Fina Fauji |
| 8 |
Lintang Wulan Sari |
| 9 |
Emy Yuli Astuti |
| 10 |
Hafi Doturrofi'ah |
| 11 |
Arfin Dwi Oviyanto |
| 12 |
Agung Indra Wiguna |
| 13 |
Dicky Yudha Rakasiwi |
| 14 |
Yuliyanti |
| 15 |
Nur Widjayanti Rahayu |
| 16 |
Moch. Adji Agus
Darmawan |
| 17 |
Rio Jovan Pradana |
| 18 |
Fredy Bagus Kriswanto |
| 19 |
Indaniah Ayuningtiyas |
nb: remidi di tulis di folio bergaris, minimal satu lembar, di taruh di lokerxa p ik.
Sangat sering kita grogi ketika harus bicara
didepan umum. Bahkan tak jarang pula deg-degan atau keluar keringat dingin…
parahnya lagi kalau kita blank dan nggak tahu apa yang kita ingin kita omongin
di depan umum. Nah bagaimana sih untuk mengatasi semua itu?
Tips Biar PD (Percaya Diri) waktu kita bicara/ pidato/presentasi di Depan Umum:
kita langsung mulai aja………
Bisa karena biasa
Sering dengar kan kalimat “practices makes perfect”?
coba deh kamu terapin… seperti latihan bicara didepan cermin sebelum kamu
tampil aktif dalam organisasi aktif berdiskusi kalau sudah terbiasa lama
kelamaan dah jadi biasa dan kamu nggak kan grogi lagi kalau bicara didepan
umum.
Hadapi saja
Banyak orang yang bilang kalau tampil di depan umum
“anggap saja didepanmu nggak ada orang”… bahkan ada yang bilang “anggap aja
didepanmu batu semua”. Lah kalau nggak ada orang kita ngomong ma sapa dong???
Nah lebih baik kita hadapi audience kita. Anggaplah mereka teman – teman dekat
kita. Sehingga kita lebih mudah mempresentasikan apa yang ingin kita sampaikan.
Tatap mata mereka dan komunikasikan apa yang kita ingin sampaikan dihadapan
umum. Dengan kontak mata kamu bisa menghilangkan rasa gugupmu.
Sama Saja
Sebenarnya ngomong didepan umum itu nggak ada masalah.
Sedari kecil kita sudah belajar ngomong dan sering bercerita panjang lebar
menceritakan sesuatu. Nah apa bedanya dengan bicara didepan orang banyak?
Tetaplah percaya diri. Karena sebenarnya orang lain juga akan merasakan hal
yang sama ketika ada dalam posisimu.
Tenang
Ketika berada
di depan umum berpikirlah positif jangan takut salah atau ditertawakan. Kalau
kamu suka gemetaran saat bicara di depan umum. Bila memungkinkan coba deh kamu
memegang suatu benda seperti pulpen kertas dsbnya untuk mengalihkan rasa
gugupmu.
Perhatikan
Penampilan
Tidak dapat dipungkiri penampilan juga cukup menunjang
kepercayaan diri seseorang. Untuk itu persiapkanlah penaampilamu mulai dari
atas sampai bawah. Gunakan pakaian yang nyaman dan sesuai dengan kondisi saat
kamu ingin mempresentasikan sesuatu.
EYD
Biasakanlah menggunakan bahasa indonesia yang baik dan
benar. Sehingga ketika suatu kali kamu harus berbicara di suatu tempat yang
formal kamu tidak perlu kagok lagi untuk merangkai kata-kata yang ingin kamu
sampaikan.
Kuasai Bahan
Sebelum maju ke depan kamu pelajari dan kuasai dulu
materi yang akan kamu presentasikan di hadapan pendengar nanti. Jika kamu tidak
memahami apa yang ingin kamu sampaikan bisa bisa kamu malah blank dan nggak
bisa mengontrol apa yang akan kamu sampaikan ke audience. Dengan menguasai
materi kamu akan menjadi lebih pede dan lebih mantap dalam menyampaikan materi.
Timbal Balik
Saat berbicara di depan umum kita tidak berbicara
untuk diri kita tapi untuk disampaikan kepada pendengar. Aturlah intonasi suara
kita mimik serta pandangan mata kita. Buatlah suasana serileks mungkin
berikanlah perhatian pada audience kalau kita juga ingin diperhatikan oleh
audience
Oleh :Ahmad
Iklil Saifulloh
·
PR;WEDOK
|
Dasar
|
Naik 1
|
Naik 2
|
Turun
|
|
DTT DDDT TDTT
|
TTTT TDDD DDDD DDTT
TTDT TTTT TTDT
TD
|
T. TTTT TTTT TTDT TDTTT
TTDT TDTT TTDT TD
|
DT TTDT TD
|
·
LK;LANANG
|
Dasar
|
Naik 1
|
Naik 2
|
Turun
|
|
D.T D.DD TT.T
D.T
|
TT.T.T TT.T.D DD.D.D DD.D.D
TT.T D TT.T.T TT.T D TT.T.D
|
T.T.T TT.T.T
TT.T D TT.T.D
TT.T D TT.T.DT.T TT.T.T TT.T D TT.T.D
|
D TT.T
D TT.T.D
|
1.
D = Duk, T = Tek
2.
Huruf
yang berwarna biru adalah se-karakter atau satu karakter. Jadi apabila
pukulannya telah sampai pada tahap Turun, tapi vocalnya belum selesai
untuk malantunkan lagu Qosidah (meneruskan lagu Qosidahnya), maka pukulan
terbang yang telah sampai pada tahap Turun tersebut harus disambung
dengan pukulan terbang pada tahap Dasar. Dan jangan lupa, huruf berwarna
biru adalah se-karakter. D pada tahap
Turun itu sama dengan D pada
tahap Dasar. Pukulannya hanya satu D
(satu bunyi Duk atau satu pukulan Duk).
3.
Huruf
yang berwarna merah, pukulan terbangnya harus diulang-ulang menurut/sesuai
panjang lirik lagu Qosidah yang dilantunkan oleh seorang vocal atau backing
vocal.
4.
Tanda
titik yang berada pada rumus terbang LANANG itu adalah perumpamaan dari
pukulan terbang WEDOK. Kita harus bisa menempatkan pukulan terbang LANANG
di antara pukulan-pukulan terbang WEDOK.
5.
Oleh;
Ahmad Iklil Saifulloh (Pembina grup Sholawat Al-Banjari Syi’rul Qulub, MA Tawar
)